Perjuangan Hidup Dalam Diriku

Agustus 24, 2009 at 12:12 am 3 komentar

Bulan Kitab Suci – KAJ 2009

Bacaan Kitab Suci : Ayub 7 : 1-10

Ayb 7:1 “Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?

Ayb 7:2 Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,

Ayb 7:3 demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan.

Ayb 7:4 Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari.

Ayb 7:5 Berenga dan abu menutupi tubuhku, kulitku menjadi keras, lalu pecah.

Ayb 7:6 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan.

Ayb 7:7 Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan nafas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik.

Ayb 7:8 Orang yang memandang aku, tidak akan melihat aku lagi, sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi.

Ayb 7:9 Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali.

Ayb 7:10 Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya.

Mencermati Kitab Suci :

  • Bagaimana Ayub memandang dirinya sendiri ?
  • Bagaimana ia menggambarkan seluruh hidupnya ?
  • Bagaimana sikap Ayub terhadap Tuhan ? Siapakah Tuhanbagi Ayub ?
  • Kalau kita masuk ke dalam diri Ayub, bagaimana rasanya menghadapi permasalahan hidupnya ?
  • Pesan apa yang dapat anda petik dari kisah Ayub ini

Butir-butir permenungan :

  • Masalah dan persoalan hidup ini dapat disikapi dengan sikap positif, yaitu sebagai tanda ujian dari Tuhan agar kita sabar dan tabah, menjadi semakin teguh dan dewasa dalam iman. Orang tetap boleh mengungkapkan keluhannya kepada Allah, seperti Ayub
  • Ayub menyadari bahwa hidup di dunia ini sungguh berat. Ia mengungkapkan perjuangan hidupnya seperti seorang budak dan seorang upahan. Ia merasa bahwa perjuangan hidupnya siang dan malam sia-sia (bdk 7 : 1-4)
  • Sebagai orang saleh, Ayub sadar akan keberadaannya, bahwa seluruh yang diperolehnya itu berasal dari Tuhan, termasuk tubuhnya sendiri. Ia mengoyakkan jubahnya, mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan te;anjang juga aku akan kembali kedalamnya, Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, Terpujilah nama Tuhan !” (1 : 20-21)
  • Dalam deritanya Ayub tetap merasakan getaran kasih Allah, walaupun ia sendiri hampir putus asa dengan hidupnya sendiri, “Aku jemu aku tidak mau hidup untuk selama-lamanya. Biarkanlah aku, karena hari-hariku hanya seperti hempusan nafas saja” (7 ; 16)
  • Pengalaman hidup Ayub dapat menjadi contoh dalam perjuangan hidup kita. Kerinduan Ayub akan Tuhan hendaknya menjadi kerinduan kita. Ketabahan Ayub dalam menanggung derita, hendaknya menjadi ketabahan hidup kita. Ayub memberikan contoh hidup sebagai orang beriman yang tetap setia dan patuh pada Tuhan

Membangun niat :

  • Bagaimana cara anda menghadapi permasalahn hidup dan mengatasinya ?
  • Apa niat konkret yang bisa kita laksanakan sebagai langkah nyata untuk melaksanakan Sabda Tuhan ini ?

Komisi Kerasulan Kitab Suci – KAJ

Entry filed under: KAJ, Katolik, Renungan. Tags: , , , , .

Bulan Kitab Suci 2009 Perjuangan Hidup Dalam Keluarga

3 Komentar Add your own

  • 1. dodo  |  September 4, 2009 pukul 10:49 pm

    1. apa sih yang dimaksud dengan berenga dan abu (ayat 5) dan torak (ayat 6)
    2. ada yang tahu film apa yang cocok dengan sub. tema diatas, maksudnya vcd anak, remaja atau umu

    terim kasih,
    dodo

    Terima kasih sdr Widodo sudah berkunjung ke blog ini

    Bila kita kutip dari Kitab Suci Komunitas Kristiani yang menggunakan bahasa Indonesia sehari-hari ayat 5 dan 6 sbb :

    Ayat 5 : Tubuhku penuh dengan cacing dan bekas luka; Kulitku bengkak dengan bisul dan borok
    Ayat 6 : Hari-hariku berlalu lebih cepat dari torak penenun maju tanpa harapan menuju kesudahannya

    Mudah-mudahan dengan kutipan ayat tersebut diatas dapat membantu

    Mungkin ada pembaca yang bisa bantu sdr Widodo perihal pertanyaannya nomor 2

    Salam

    Balas
  • 2. chris  |  September 7, 2009 pukul 10:15 am

    mbahjustinus,,

    pertemuan kedua-ketiga-keempat diposting yaa:D

    chris

    Baik Chris, tapi maaf agak terlambat sebab ada kendala teknis, tetapi sudah tertanggulangi

    Salam

    Balas
  • 3. SC  |  November 18, 2009 pukul 4:45 pm

    Di mana saya bisa membeli/mendapatkan Kitab Suci Komunitas Kristiani? Atau ada yang anda kenal yang punya extra copy untuk di jual? Udah saya mencari dan bertanya ke mana-mana tapi tidak menemukan…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terbaru :

Pengunjung :

  • 39,891

Langganan :

Ad Maiorem Dei Gloriam

%d blogger menyukai ini: