Pertemuan 2 – MEMBERDAYAKAN LINGKUNGAN UNTUK BERMURAH HATI

September 8, 2008 at 1:20 am 1 komentar

Bacaan Kitab Suci : Lukas 6 : 30-38

Luk 6:30          Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.

Luk 6:31        Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.

Luk 6:32        Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.

Luk 6:33        Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.

Luk 6:34        Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.

Luk 6:35        Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Luk 6:36        Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Luk 6:37        “Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Luk 6:38        Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Mencermati Kitab Suci :

Pertanyaan pendalaman teks Kitab Suci :

> Dalam ayat 32, hal apa yang Allah inginkan dari kita ?

> Apa makna sebenarnya dari ayat 35 ? Apakah ada hubungannya dengan ayat 31 ?

> Ayat berapa yang sering terjadi dalam kehidupan dalam hal berbuat baik ?

> Dari bacaan keseluruhan diatas Lukas mau menekankan hal apa kepada pembaca ?

Kisah Renungan :

Seorang ibu sangat bingung bagaimana harus memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangganya yang selalu bertambah setiap harinya. Ia mengungkapkan kepada sahabat terdekat se lingkungannya.

Pada suatu pertemuan lingkungan, sahabatnya mengungkapkan kepada para hadirin, kemudian ada seorang Bapak yang mengusulkan kepadanya untuk berjualan kue dengan modal yang diberikan oleh sejumlah umat di lingkungannya

Seorang ayah berkeluh kesah kepada sahabatnya bagaimana sulitnya memasukkan anaknya ke suatu sekolah Katolik karena besarnya biaya dan ketidakpercayaan Yayasan sekolah tersebut akan keadaan ekonomi rumah tangganya

Kebetulan sahabatnya itu adalah seorang guru si sekolah tersebut. Sahabatnya itu secara diam-diam menghubungi pihak kepala sekolah dan membicarakan kepada pimpinan Yayasan dan kemudian menerangkan kondisi yang sebenarnya rumah tangga dari sahabatnya itu dan terus berjuang memberikan informasi yang sesungguhnya sehingga pihak sekolah dapat mengetahui dengan jelas akan duduk permasalahan yang sebenarnya

Ada seorang berada di suatu lingkungan, ia termasuk salah satu pimpinan perusahaan besar terkenal. Ia sebenarnya orang yang baikdan ramah tetapi karena posisinya, ia sering dijauhi oleh banyak orang karena segan dan sungkan sehingga ia sulit memperoleh kawan untuk berbincang dan bertukar pikiran.

Ia kemudian bergabung dengan suatu kelompok doa yang tidak begitu mengenal siapa dirinya dan aktif disana sehingga ia memperoleh beberapa orang untuk kawan berbagi cerita dan bertukar pikiran.

Ia tidak lagi sendirian karena ada beberapa orang yang kemudian setelah mengenalnya tetap bersahabat baik dengannya

Pertanyaan refleksif :

> Pengalaman akan Allah manakah (yang dialami sendiri) yang menggerakan hatiku untuk bermurah hati di lingkungan ini ?

> Apa yang telah dan akan ku lakukan untuk bermurah hati kepada lingkunganku ini ?

> Harapan apa yang akan diwujudkan jika semua warga lingkungan ku bermurah hati ?

Semoga bermanfaat

Dikutip dari : Bahan Renungan Harian – Komisi KKS KAJ

Lukisan : Michaelangelo

Entry filed under: Katolik. Tags: .

PERTEMUAN 1 – MEMBERDAYAKAN KELUARGA UNTUK BERMURAH HATI Butir – Butir Permenungan Tambahan (Bulan Kitab Suci)

1 Komentar Add your own

  • 1. Bp. Handre Haloho  |  September 18, 2008 pukul 12:02 am

    Saya sangat setuju dengan topik2 diatas dan juga dengan pertanyaan2 tersebut.
    Setiap kami ada doa lingkungan pasti ada shering tapi yg menyampaikan shering hanya itu2 aja orangnya dan orang tersebut hanya memuji2 dirinya. Pokoknya setiap orang tersebut membawakan shering orang lain sudah seperti menutup kuping masing2.

    Pertanyaan saya apa yang harus aku lakukan supaya lingkungan saya bisa hidup dan setiap orang dapat bermurah hati ?

    Thanks

    Bapak Handre Halolo yang baik,

    Pertanyaan yang bagus pak, inilah tugas kita bersama agar Lingkungan menjadi lebih hidup dan umatnya bermurah hati

    Dalam suatu kesempatan romo B.S. Mardiatmadja SJ menyampaikan bahwa Pengurus Lingkungan sebaiknya sebagai “pelayan” umat di Lingkungannya dan apabila umat sudah diajak-ajak untuk berperan serta dalam kegiatan tapi tidak aktif juga … “ya serahkan kembali saja umat itu ke si Boss, biarlah Kristus sendiri yang menggerakkan umat-umat tersebut, karena kita hanya pelayanNya” demikian nasihat romo Mardi … hehehe sederhana saja ya pak

    Salam

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terbaru :

Pengunjung :

  • 39,891

Langganan :

Ad Maiorem Dei Gloriam

%d blogger menyukai ini: