PERTEMUAN 1 – MEMBERDAYAKAN KELUARGA UNTUK BERMURAH HATI

September 6, 2008 at 9:50 pm 1 komentar

DOA PEMBUKAAN :

Allah Bapa yang maharahim, sumber pengharapan serta pertolongan kami, Engkau senantiasa menyertai setiap langkah hidup kami agar kami selalu berbuat baik bagi sesama kami.

Bukalah hati dan pikiran kami serta berilah kekuatan baru dalam terang Roh Kudus-Mu; agar kami mampu memdengarkan, menghayati dan melaksanakan ajaran Putra-Mu, supaya kami memilki kepekaan untuk bermurah hati dan berbelas kasihan terhadap penderitaan orang lain. Sebab Engkau telah bermurah hati kepada kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, amin

BACAAN KITAB SUCI : Matius 25 : 31-46

Mat 25:31 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama- sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Mat 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Mat 25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Mat 25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Mat 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Mat 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Mat 25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Mat 25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?

Mat 25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Mat 25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mat 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Mat 25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;

Mat 25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Mat 25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Mat 25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Mat 25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

MENCERMATI KITAB SUCI :

1. Apa yang mula-mula dikerjakan Sang Raja sebagai Hakim Agung, dalam pengadilan terakhir-Nya ?

2. Perbuatan apa yang dilakukan oleh kelompok yang duduk disebelah kiri-Nya dan apa yang diperbuat oleh kelompok disebelah kanan-Nya ? Mengapa nasib mereka berbeda ?

3. Kedua kelompok (“domba” dan “kambing”) memberikan pertanyaan yang sama kepada sang Raja, mengapa mere tidak mengenal Raja itu ?

4. Hal apa yang bisa kita petik dari ajaran Jesus ini ?

REFLEKSI DAN MEMBANGUN NIAT :

Kisah Nyata :

Dalam tulisannya di harian Kompas, salah seorang dosen Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, memperhatikan berbagai kebijakan pemerintah kita dalam 10 tahun terakhir ini, telah membuat beras mustahil dibeli oleh penduduk miskin
Meninggalnya seorang ibu bersama bayi tujuh bulan di kandungan karena kelaparan di Makasar merupakan puncak gunung es dan pelanggaran hak dasar warga negara yaitu hak atas hidup
Wakil rakyat di DPR hanya disibukkan oleh tugas merampungkan paket RUU Pemilu dan politik dan semuanya hanya bicara tentang problem besar
Mereka lupa pada isu mendasar yang menjadi hak warga negara, seperti kesejahteraan
Masih adakah orang yang bermurah hati bagi sesama ?

Membangun niat :

> Apa yang diharapkanTuhan Jesus Kristus dariku ?
> Sejauh mana keluargaku telah memberi perhatian kepada orang yang dianggap lemah dan dianggap rendah statusnya dalam lingkungan keluargaku (PRT) ?
> Apakah yang perlu aku tingkatkan dan kembangkan bersama keluargaku untuk peduli kepada mereka yang lemah yang membutuhkan pertolongan di sekitarku ?

Semoga bermanfaat

Dikutip dari : Bulan Kitab Suci 2008 – Komisi KKS – KAJ

Lukisan : St Matius – Michaelangelo

Entry filed under: Katolik. Tags: .

KEMURAHAN HATI ALLAH – Bulan Kitab Suci 2008 Pertemuan 2 – MEMBERDAYAKAN LINGKUNGAN UNTUK BERMURAH HATI

1 Komentar Add your own

  • 1. novianto  |  September 10, 2008 pukul 1:18 pm

    Mugi Katur Mbah Jus,
    Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan dalem.
    Menopo panjenengan saged lan kerso paring renungan utawi sharing saking pengalaman Mbah Jus piyambak, dipun gatukaken kaliyan tema pertemuan 1, 2, 3 lan 4.

    Mugi sharing utawi renungan panjenengan saged dados tambahan kawruh dalem lan keluarga, lingkungan.

    Kraton Dalem Gusti tansah dipun mulyaken

    Nuwun
    Novianto

    Mas Novianto yang baik,

    Maaf sebaiknya mbah jawab dalam bahasa Indonesia ya, biar teman-teman yang lain dapat mengikutinya … apalagi Ken yang diseberang jauh disana hehehe

    Terima kasih mas atas kunjungan anda dan semoga bermanfaat

    Terima kasih juga atas sarannya … baiklah akan mbah coba dan mudah-mudahan bermanfaat, mbah akan sangat senang bila anda berkenan juga untuk sharing disini, sharing orang muda malah biasanya lebih mengena dengan jaman ini hehehe

    AMDG

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terbaru :

Pengunjung :

  • 39,891

Langganan :

Ad Maiorem Dei Gloriam

%d blogger menyukai ini: