Yang baru … tempatkanlah di tempat yang baru

Juli 4, 2008 at 8:24 pm Tinggalkan komentar

Makanan yang sehat selain mengandung bahan-bahan yang bergizi dan dimasak dengan benar, harus ditempatkan di piring yang baru atau piring yang bersih, sebab jika ditempatkan di piring bekas atau belum dicuci makanan itu akan menjadi kotor

Demikian juga bila orang habis mandi tentunya memakai baju yang bersih, baju yang sudah dicuci, sebab bila memakai baju yang kotor maka tidak ada artinya orang itu mandi, badan akan tetap saja kotor dan gatal-gatal

“Aku datang bukan untuk memanggil orang-orang benar melainkan orang berdosa” (Mat 9 : 13), Jesus memanggil orang-orang yang berdosa dan orang yang menerima panggilannya adalah orang yang menyadari kelemahan dirinya, kedosaannya, ketidak-mampuannya. Sedangkan orang yang tidak menyadari kelemahannya, tidak akan datang, sebab orang ini tetap saja terpaku pada pendapat dan pandangannya sendiri saja

Jesus datang membawa suatu ajaran baru, merubah sesuatu menjadi baru, suatu harapan baru … yang mana akan lebih mudah diterima oleh orang yang berhati baru, orang yang telah menyadari kelemahan dan kedosaannya

Tanpa adanya kesadaran akan kelemahan, keterbatasan, kedosaan serta perlunya sikap rendah hati kita akan sulit untuk menerima ajaran-ajaran Kristus dan melaksanakannya

5 Juli 2008 – Hari Saptu Minggu Biasa ke XIII

(Matius 9 : 14-17)

14 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

16 Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.

17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

Entry filed under: Religi. Tags: .

St Teresa Avila – Kerendahan Hati Tahu Tegal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tulisan Terbaru :

Pengunjung :

  • 39,891

Langganan :

Ad Maiorem Dei Gloriam

%d blogger menyukai ini: