Posts tagged ‘Makanan’
Sekolah masih bayar ya ?
Mulai kemarin catering yang sempat libur seminggu sudah mulai mengirim lagi, syukurlah makan sudah nggak susah lagi, bahkan bukan cuma susah keluar rumah untuk beli lauknya tapi bingung juga mau beli makanan apa, soalnya disekitar rumah tidak terlalu banyak pilihan, paling-paling mall yang banyak pilihan tapi semuanya rata-rata fast food
Menu catering hari ini sup sosis dan ayam, rendang telor dan orek tempe kering, habis menyantapnya langsung disambung sama buah nangka … hehehe anak buah pulang kampung baliknya bawa nangka satu gelondong gede banget, aduh manisnya
Ada cerita soal sekolahan, kemarin petugas cleaning service … hahaha mbah pekerjakan orang kampung belakang untuk bersih-bersih rumah, cuci dan setrika, 2 – 3 jam kalau pagi sudah selesai semua dan pulang, dia bilang butuh uang Rp 300.000,-, untuk apa ? … Bayar registrasi ulang anaknya yang sekolah kelas 3 SMP dan lain-lainnya semua keperluan sekolahan … lho katanya sekolah sudah nggak bayar ?
Teman yang hidup di Amerika pernah cerita … karena dia dan keluarga sebagai imigran resmi maka waktu anaknya mulai sekolah dia mendapat surat dari pemerintah setempat yang memberitahukan bahwa anaknya saat ini sudah waktunya untuk sekolah, maka dia diminta datang ke TK yang tidak jauh dari rumahnya untuk melakukan registrasi … yang bikin mbah heran, katanya kalau dia tidak meyekolahkan anaknya, walaupun katakan nggak punya uang, maka dia bisa ditangkap polisi karena menyekolahkan anak adalah kewajiban warganegara dan gratis … nah lho ?
Bingung, mbah bingung … “Bawa peta mbah biar nggak bingung” … hahaha
Tahu Tegal
Satu minggu sudah catering libur karena ibu yang empunya catering pergi liburan ke luar kota, “Liburan dulu pak, mumpung anak-anak libur sekolah” katanya
Wow … bagaimana ini ? tapi ya bagaimana lagi wong si ibu juga perlu refreshing hahaha …
makan apa ya ? ya beli saja ngeteng dulu walaupun sedikit repot, ini pikir mbah minggu lalu
Hari senin Johanes, adik mbah, datang kerumah bawa Tahu Tegal, katanya dari Tegal temannya yang berkarya sebagai bruder pesta perak tahbisannya dan dihadiri juga oleh temannya satu kelas juga sewaktu SMP, Mgr Nico Uskup Marauke
Ya dengan adanya tahu Tegal sedikit tertanggulangi masalah catering, apalagi masih di tambah dengan Telor Asin Tegal … tapi telor asinnya cuma berani cobain sedikit saja
Tahu Tegal spesifiknya ada di tahu dan Acinya … nggak tahu betul nggak namanya, yang jelas tahunya khas banget, kalau digigit membal hehehe, makannya harus pakai cabai rawit biar pas, apalagi makannya dengan nasi yang panas atau enak juga tanpa nasi, apalagi ditambah teh poci gula batu … asyik tenan
Cerita telor asin dan kue pia dari Tegal lain kali ya …
Onigiri – Arem-arem dari Jepang
Tadi malam mbah dapat kiriman onigiri dari Imelda Miyashita lewat email … wah sedaaaaap, mudah-mudahan nanti kalau Imelda “pulang kampung” bawa yang beneran dan mbah akan suguhin dia tempe goreng dan teh poci gula batu seperti harapan di emailnya
Mbah jadi ingat dulu kalau makan siang suka dibagi onigiri sama si boss Jepang yang tiap hari bawa-bawa bento dari rumah, mungkin dia bingung kali ya mau makan apa kalau siang ? gado-gado nggak doyan apalagi rujak cingur hehehe
Onigiri itu kaya bacang atau arem-arem seperti yang kita kenal, terbuat dari nasi dan didalamnya ada dagingnya, yang bikin enak menurut mbah adalah nasinya yang seperti ketan dibuat dari beras Jepang
Mbah nggak tahu apa di Jakarta ada yang jual apa nggak, kalau mau buat sendiri gampang sih, tapi jangan tanya sama mbah anda mesti belajar sama Emiko san



Komentar :